aifpunews.com

media informasi masa kini

Atlet LeBron James Lewis Hamilton hingga Megan Rapinoe Mengaku Kecewa Putusan Kasus Breonna Taylor

Bintang olahraga LeBron James, Lewis Hamilton, Megan Rapinoe hingga Colin Kaepernick buka suara terkati keputusan kasus kematian Breonna Taylor. Mengutip dari <a>BBC</a>, para atlet papan atas itu menyatakan kekecewaan mereka karena petugas polisi yang merenggut nyawa Breonna Taylor diputus bebas. Atlet di seluruh dunia turun ke jalan dan menyuarakan kekecewaan mereka atas keputusan dewan juri.

Sebelumnya diberitakan, Breonna Taylor, wanita kulit hitam yang tinggal di Louisville, Kentucky, ditembak beberapa kali oleh petugas polisi yang menyerbu kediamannya pada 13 Maret 2020. Lebih lanjut, terkait kematian Breonna Taylor, dua petugas kulit putih belum didakwa, sementara petugas polisi yang ketiga, juga berkulit putih, didakwa karena membahayakan tetangga Breonna Taylor yang berusia 26 tahun. Jaksa Agung Kentucky Mr Cameron mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan keputusan tersebut, dengan mengatakan: "Ini adalah kasus emosional yang menyayat hati".

"Setiap (kasus) 'unik' dan tak dapat dibandingkan," kata Cameron yang dikutip dari "Akan ada selebritas, influencer dan aktivis yang tak pernah tinggal di Kentucky, mencoba memberi tahu kami bagaimana perasaannya," ungkapnya. "(Kami) menyarankan mereka memahami fakta kasus ini dan mengenal komunitas kami," ungkapnya.

Lebih jauh, di Grand Prix Tuscan bulan ini, Lewis Hamilton mengenakan kaus bertuliskan "Tangkap Polisi yang Membunuh Breonna Taylor". Juara dunia Formula 1 itu menulis di media sosialnya dan mengungkapkan perasaannya atas putusan kasus Breonna Taylor. "Saya sangat sedih tetapi tidak terkejut dengan hasil ini," tulis Hamilton.

"Polisi terus lolos dari pembunuhan dan itu harus dihentikan! Dia (Breonna Taylor) tak bersalah dan tak pantas ditembak dan dibunuh. Di mana keadilan? Ini jelas bukan (keadilan)," ungkap Hamilton. Hamilton menambahkan, sangat menyakitkan mengetahui ada seseorang terbunuh, tetapi tak ada yang dapat dimintai pertanggungjawaban. "Bayangkan ibumu, sauda laki laki atau perempuan atau temanmu, hidupnya penting, tetapi karena warna kulitnya, sistem tak dapat melindunginya, Sangat gila," tutur Hamilton.

Secara terpisah, pesepakbola wanita Ameriak Serikat Megan Rapinoe juga buka suara atas putusan kasus Breonna Taylor. "Hati saya bersama keluarga Breonna Taylor sekarang," ungkap Rapinoe. "Ya Tuhan, ini menyakitkan dan sayangnya tidak mengherankan. Kulit hitam dan coklat di negara ini pantas mendapatkan lebih banyak," tutur Rapinoe.

Johnson , juara NBA lima kali bersama Los Angeles Lakers juga angkat bicara, "Kehidupan (kulit) hitam tak berdosa lainnya hilang tanpa konsekuensi!! Breonna Taylor berusia 26 tahun, seorang putri, sepupu, teman, pacar, teknisi UGD, seorang AMERIKA," tegas Johnson. Kepala Pelatih Golden State WarriorsSteve Kerr putusan soal kasus kematian Breonna Taylor "menurunkan moral" dan "mengecilkan hati".

"Kami memiliki begitu banyak orang yang peduli dengan negara ini dan begitu banyak orang yang menginginkan perubahan," katanya kepada Athletic. "(Kami) percaya pada keadilan yang setara untuk komunitas kulit hitam dan coklat, namun kami tidak memilikinya," ungkapnya. "Sejarah panjang rasisme yang kami miliki di negara kami terus berlanjut, dan itu berlanjut dalam bentuk kekerasan semacam ini, kekerasan yang disetujui negara, berulang kali yang kami lihat. Ini menghancurkan," jelasnya.

Para pemain bola basket lainnya menyampaikan suara mereka, termasuk Jaylen Browndari Boston Celtics yang mengatakan dia "tidak terkejut". "Saya pikir masyarakat ini, cara mereka dibangun, niatnya adalah untuk tidak pernah melindungi dan melayani orang kulit berwarna pada awalnya," katanya. Lebih jauh, Centre Miami HeatBam Adebayo juga buka suara,

"Sungguh gila bahwa seseorang membunuh seseorang dan kami mendapatkan tuntutan yang sama seperti seseorang yang menggunakan kartu kredit yang tidak sah," katanya. "Saya tidak berpikir orang benar benar mengerti seperti, dia sudah mati. Seseorang membunuhnya," ungkapnya. "Anda membutuhkan keadilan untuk itu," tegasnya.

Kepala Pelatih Denver NuggetsMichael Malonemenambahkan, putusan kasus Breonna Taylor sangat tragis. "Kami telah menggunakan platform kami di sini untuk mencoba dan membawa pendidikan dan suara. Banyak pemain di tim kami juga telah berbicara tentang keadilan untuk Breonna Taylor dan kami belum mendapatkan keadilan itu dan itu memalukan," katanya. "Mudah mudahan itu akan berubah pada suatu saat," harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *