aifpunews.com

media informasi masa kini

Polisi Amankan DVD Tutorial Pembuatan Bom dari Rumah Terduga Teroris di Gowa Sulawesi Selatan

Tim penjinak bom (jibom) Gegana Brimob Polda Sulsel mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi penangkapan terduga teroris di Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (6/1/2021). Sebelumnya Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan terhadap rumah terduga teroris di perumahan Surandar 3, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Rabu (6/1/20/2021) sore. Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto mengatakan, barang bukti awal telah diamankan Tim Densus 88.

Selain itu, lanjut dia, beberapa barang bukti juga telah diamankan dari rumah terduga pelaku teroris tersebut oleh Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sulsel. Dia menyebut, barang bukti yang diamankan Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sulsel berkaitan dengan bahan peledak atau bom. "Barang bukti awal sudah diamankan Densus 88 dan barang bukti kedua yang diamankan tim gegana tidak terlalu banyak tapi berkaitan dengan bahan peledak," ucapnya.

Selain itu juga, pihaknya mengamankan DVD tutorial pembuatan bom. "Ada juga DVD dan memang didalamnya adalah tutorial pembuatan bahan peledak atau bom," ujarnya. Densus 88 Antiteror Polri melakukan serangkaian penangkapan terhadap 20 terduga teroris di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (6/1/2021).

Dari 20 orang yang diamankan, tiga di antaranya terpaksa dilumpukan dengan timah panas. Dari tiga yang tertembak itu, dua di antaranya meninggal dunia MR dan SA. Satu lainnya, berinisial I menjalani perawatan di RS Bhayangkara akibat menderita luka tembak.

"Yang diamankan seluruhnya 20 orang, dua yang meninggal dunia dan satu luka tembak. 17 sudah diamankan," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam. Hal itu diungkapkan Merdisyam kepada sejumlah wartawan usai meninjau lokasi penggerebekan di Villa Mutiara, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (6/1/2021) siang. Total 20 orang itu, kata Merdisyam ditangkap di beberapa lokasi berbeda.

"20 yang diamankan tidak dalam satu TKP," ujar Merdisyam. Kebanyakan yang ditangkap di Perumahan Bila Mutiara. Mereka kata Merdisyam, telah lama tinggal seatap di komplek perumahan itu.

"Keberadaan mereka cukup lama menurut pak RT. Mereka membentuk pengajian sendiri," ujarnya. Dua jenazah yang tewas tertembak itu, kini berada di ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar. Rencananya jenazah akan diautopsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *